Pengaruh Tingkat Literasi Media terhadap Perilaku Penyebaran Hoax di Kalangan Generasi Z (Studi pada Siswa SMA Negeri 4 Depok)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mencari secara ilmiah pengaruh tingkat literasi media pada perilaku penyebaran hoax pada Generasi Z. Media sosial menawarkan banyak manfaat dalam kehidupan masyarakat termasuk kemudahan komunikasi, kemudahan mendapatkan informasi, kemudahan mengirim pesan atau dokumen.. Namun, orang sering menerima dampak buruk dari media sosial; salah satunya menerima informasi hoax. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksplanatori dengan membagikan kuesioner kepada 67 responden siswa SMA Negeri 4 Depok. Penulis menggunakan konsep Media Literacy, yang terdiri dari tujuh dimensi, dan Perilaku Penyebaran Hoax, yang terdiri dari tiga dimensi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat variabel literasi media (X) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel perilaku penyebaran hoax (Y) pada Generasi Z. Namun, responden cenderung memiliki keterampilan media literasi pada tingkat dasar, hanya memiliki peran sebesar 35,7 persen. Untuk alasan ini, para pemangku kepentingan perlu melakukan pendidikan lebih lanjut atau kampanye literasi media tentang kepedulian akan informasi hoax di sekitar mereka.Kata Kunci: Tingkat Literasi Media, Perilaku Penyebaran Hoax, Generasi Z
Published
Sep 8, 2020
How to Cite
. Pengaruh Tingkat Literasi Media terhadap Perilaku Penyebaran Hoax di Kalangan Generasi Z (Studi pada Siswa SMA Negeri 4 Depok). Konvergensi, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 108-126, sep. 2020. ISSN 2528-0546. Available at: <http://journal.paramadina.ac.id/index.php/IK/article/view/449>. Date accessed: 25 oct. 2020.
Section
Articles