BAGAIMANA KONDISI KESADARAN LINGKUNGAN TERKAIT PENCEMARAN UDARA YANG DIMILIKI OLEH MASYARAKAT PERKOTAAN? (STUDI PENDAHULUAN PADA MASYARAKAT DI JAKARTA).

Evan Maulana, Handrix Chris Haryanto

Abstract


Penelitian awal ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesadaran lingkungan mengenai pencemaran udara pada masyarakat yang beraktivitas di Jakarta. Teknik analisis yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Peneliti memberikan gambaran mengenai kesadaran lingkungan yang terbagi kedalam tiga kelompok kesadaran lingkungan yaitu kesadaran lingkungan tinggi, kesadaran lingkungan sedang, dan kesadaran lingkungan rendah. Responden dalam penelitian ini berjumlah 121 responden yang beraktivitas di Jakarta. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini mendasarkan pada dimensi kesadaran lingkungan menurut Grob (1995) yang terdiri dari environmental knowledge dan recognition of environmental problem. Hasil Penelitian ini menyimpulkan bahwa responden dalam penelitian ini memiliki kesadaran lingkungan sedang yang mengarah ke tinggi. Untuk hasil penelitian yang lebih detail akan dipaparkan dalam pembahasan.

 


Keywords


kesadaran lingkungan, pencemaran udara, masyarakat perkotaan.

Full Text:

PDF

References


Alibeli, M., & White, N. R. (2011). Gender and environmental concerns in the middle east. Monroe: University of Louisiana Monroe.

Borah, S., & Neog, S. (2012). A study on awareness of post graduate students of dibrugarh university regarding education for sustainable development. International Journal of Science and Research, 3 (7), 1446-1448.

Grob, A. (1995). A structural model of environmental attitudes and behavior. Journal of Environmental Psychology, 15 (3), 209-220

Hadzigeorgiou, Y., & Skoumios, M. (2013). The development of environmental awareness through school science: Problems and possibilities. International Journal of Environmental & Science Education, 8, 405-426.

Hassan, A., Rahman, N. A., & Abdullah, S. I. S. S. (2013). The Level of environmental knowledge, awareness, attitudes, and practices among UKM students. Malaysia: Universiti Kebangsaan Malaysia

Iizuka, M. (2000). Role of environmental awareness in achieving sustainable development. https://repositorio.cepal.org/bitstream/handle/11362/31562/1/S00111003_en.pdf. Diakses pada 8 Juni 2020.

Iskandar, Z. (2012). Psikologi lingkungan teori dan konsep. Bandung: PT Refika Aditama.

Jamil, A. I. (2019). Pemprov DKI: Sekitar 20 juta kendaraan cemari udara Jakarta setiap hari. https://www.inews.id/news/megapolitan/pemprov-dki-sekitar-20-juta-kendaraan-cemari-udara-jakarta-setiap-hari. Diakses pada 8 Juni 2020.

Khabibi, I. (2015). Polusi udara Indonesia di posisi 8 paling mematikan, ini kata menteri Siti. https://news.detik.com/berita/d-3028851/polusi-udara-indonesia-di-posisi-8-paling-mematikan-ini-kata-menteri-siti. Diakses pada 8 Juni 2020.

Kolmus, A., & Ageyman, J. (2002). Mind the gap: Why do people act environmentally and what are the barriers to pro-environmental behavior?. Environmental Education Research, 8 (3), 239-260

Nisic, D., Knezevic, D., Petkovic, A., Ignjatovic, M., & Kostadinovic, J. (2016). Study of general environmental awareness of the urban population. Conference: The 4th Human and Social Sciences at the Common Conference.

Nurjoni. (2020). Dunia darurat iklim akibat emisi karbon. https://www.beritasatu.com/nasional/594574-dunia-darurat-iklim-akibat-emisi-karbon. Diakses pada 8 Juni 2020.

Pramudita, D. (2015). Polusi udara turunkan kecerdasan otak. https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/2696053/polusi-udara-turunkan-kecerdasan-otak. Diakses pada 8 Juni 2020.

Rizqo, K. A. (2019). Siang bolong berkabut, Jakarta masih puncaki kota terpolusi di dunia. https://news.detik.com/berita/d-4643560/siang-bolong-berkabut-jakarta-masih-puncaki-kota-terpolusi-di-dunia. Diakses pada 8 Juni 2020.

Samosir, H. A. (2015). Polusi udara sebabkan hampir 60% penyakit di Jakarta. https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20150521141419-255-54787/polusi-udara-sebabkan-hampir-60-persen-penyakit-di-jakarta. Diakses pada 8 Juni 2020.

Saricam, H., & Sahin, S. H. (2015). The relationship between the evironmental awareness, environmental attitude, curiosity and exploration in highly gifted students: Structural equation modelling. Educational Process: International Journal, 4 (1-2), 7-17

Siregar, S. (2013). Metode penelitian kuantitatif: Dilengkapi perbandingan perhitungan manual & SPSS. Jakarta: Kencana.

Xu, L., Shen, J., Marinova, D., Guo, X., Sun, F., & Zhu, F. (2013). Changes of public environmental awareness in Response to the Taihu blue-green algae bloom incident in China. Environment, Development, and Sustainability, 15, 1281-1302.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.