MUSLIM-CHRISTIAN POLARIZATION IN THE POST CONFLICT SOCIETY-AMBON

Hatib Abdul Kadir

Abstract


Abstrak
Polarisasi antara Muslim dan Kristen di Ambon, telah tertaman sejak
pemerintah Belanda menancapkan dominasinya di Maluku pada abad tujuh
belas. Polarisasi agama ini berlanjut hingga pada masa pasca kolonial.
Polarisasi ini semakin terlihat dengan munculnya segregasi pendudukan
dan diskriminasi berdasarkan agama. Hal ini menjadi bermasalah dan
penting untuk dibahas mengingat polarisasi termanifestasi pula dalam
kepentingan-kepentingan partai politik, pendidikan dan birokrasi. Karena
itu, artikel ini melihat dinamika polarisasi Islam dan Kristen. Tujuan dari
paper ini adalah untuk melihat sejarah panjang dari identitas keagamaan
yang berbeda yang termanifestasi dalam ranah politik dan kehidupan sosial.
Disamping itu, artikel ini membangun refleksi untuk sebuah kebijakan
publik untuk bagaimana membangun kompetisi yang positif di tengah
keragaman keberagamaan.


Keywords


Polarization of religion; Religion and Politics; Religious Competition.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.