PENGARUH E-WOM DAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN POLWAN UNTUK MEMBELI PAKET WISATA TRAVELOKA
DOI:
https://doi.org/10.51353/d9v3nh83Abstract
Penggunaan platform digital dalam praktik pariwisata semakin popular, namun, penelitian yang secara khusus mengkaji penawaran paket wisata belum memadai. Dalam berbagai kajian, eWOM diidentifikasi sebagai elemen penting yang berpengaruh terhadap kecenderungan konsumen membeli paket wisata. Meskipun memberikan kontribusi besar pada topik ini, segmentasi yang terfokus pada polisi wanita sebagai subjek kajian masih sangat minim. Peneliti berupaya mengevaluasi pengaruh Electronic Word of Mouth dan brand image terhadap perilaku pembelian paket wisata Traveloka pada kelompok responden perempuan yang berprofesi sebagai polisi. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, pemrosesan data dilakukan dengan teknik regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 25 sebagai alat bantu analisis. Penelitian ini melibatkan populasi 397 polisi wanita dari kelompok Widya Hira Pradhana di seluruh Indonesia, dengan sampel 80 responden yang dipilih menggunakan cluster random sampling. Hasil analisis mengungkapkan bahwa eWOM dan brand image secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian, dengan arah hubungan yang positif. Lebih lanjut, model tersebut menjelaskan 40,2% varians dalam keputusan pembelian, Sisanya, yakni 59,8%, merupakan kontribusi dari faktor-faktor eksternal yang belum diteliti dalam model analisis ini.Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Della Septaria, Muhamad Husni Mubarok

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak kepada jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution CC BY yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karyanya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari karya versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awal di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang dipublikasikan.


