The KONVERGENSI SIMBOLIK LOCAL HERO DALAM PROGRAM DESA IMPIAN PT BUKIT ASAM TBK
THE SYMBOLIC CONVERGENCE OF LOCAL HEROES IN PT BUKIT ASAM TBK'S DESA IMPIAN COMMUNITY EMPOWERMENT PROGRAM
DOI:
https://doi.org/10.51353/797vav82Keywords:
Symbolic Convergence Theory, Local Hero, Social License to OperateAbstract
Penelitian ini berfokus pada analisis mendalam mengenai dinamika pola komunikasi dalam program pemberdayaan masyarakat ”Desa Impian” yang diinisiasi oleh PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dengan mengaplikasikan Symbolic Convergence Theory (SCT) sebagai kerangka teoretis utama. Fokus utama kajian ini adalah mengevaluasi transformasi peran Local Hero dari tokoh masyarakat konvensional menjadi aktor artikulator yang mampu menjembatani kepentingan korporasi dengan komunitas lingkar tambang di Muara Enim. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif-interpretatif melalui desain studi kasus intrinsik guna memperoleh pemahaman mendalam terhadap fenomena yang diteliti. Teknik pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui observasi partisipatif serta wawancara mendalam bersama para pemangku kepentingan kunci (key stakeholders). Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tema fantasi untuk membedah konstruksi realitas simbolik dalam komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan program bukan ditentukan oleh retorika formal korporasi, melainkan oleh kemampuan Local Hero dalam melakukan translasi simbolik. Jargon keberlanjutan diterjemahkan menjadi narasi emosional-kultural yang mampu menggeser resistensi mantan penambang ilegal menjadi visi kolektif ”Kemandirian Bersama”. Proses ini mengeskalasi derajat Social License to Operate (SLO) hingga pada level identifikasi psikologis. Namun, ditemukan risiko struktural berupa The Hero Trap, dimana dominasi otoritas karismatik personal menghambat regenerasi kepemimpinan dan mengancam keberlanjutan program saat fase exit strategy. Secara manajerial, industri ekstraktif tidak dapat hanya mengandalkan figur personal. Diperlukan formulasi skema inkubasi kepemimpinan lokal yang sistematis untuk menjaga stabilitas legitimasi sosial jangka panjang. Studi ini memperkaya literatur SCT dalam konteks CSR di industri ekstraktif.References
Andini, A., Purwinarti, T., Hadikusuma, R., Wartiningsih, E., & Putra, H. S. (2025). Strategi Program CSR dalam Pemberdayaan Masyarakat pada PT Bukit Asam TbK. Dari : https://prosiding.pnj.ac.id/index.php/snrtb/article/download/5850/2528/25925
Bauer, M. W., & Gaskell, G. (Eds.). (2000). Qualitative Researching With Text, Image And Sound: A Practical Handbook. SAGE Publications.
Bormann, E. G. (1985). Symbolic Convergence Theory: A Communication Formulation. Journal of Communication, 35(4), 128–138.
Bormann, E. G., Cragan, J.F., & Shields, D.C. (1994). In Defense of Symbolic Convergence Theory: A Look at The Theory and Its Criticisms After Two Decades. Hal. 259-294.
Cesar, S. (2021). Corporate Social Responsibility Fit Helps To Earn The Social License To Operate In The Mining Industry. Resources Policy, 74. https://doi.org/10.1016/j.resourpol.2020.101814
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (Eds.). (2018). The SAGE Handbook Of Qualitative Research (5th ed.). SAGE Publications.
Fuaddah, Z., Nugraheni, I. D. A., & Rahmanto, A. (2023). The Process of Dramatizing Messages in The Formation of a Millionaire Village (Study at Sekapuk Tourism Village, Ujung Pangkah Subdistrict, Gresik Regency). Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan,Vol. 11 (01), 59-75. https://doi.org/11202344145
Griffin, E., Ledbetter, A., & Sparks, G. (2018). A First Look At Communication Theory (10th ed., pp. 242–253). McGraw-Hill Education.
Hossain, M., Islam, M. T., Momin, M. A., Nahar, S., & Alam, M. S. (2022). Understanding Communication Of Sustainability Reporting: Application Of Symbolic Convergence Theory (SCT). In Business and the Ethical Implications of Technology (pp. 257–280). Springer. https://doi.org/10.1007/s10551-018-3874-6
Humaedi, S., Santoso, M. B., Harsen, F., & Kamal, M. (2023). Analisis Indeks Kepuasan Masyarakat Pada Kualitas Pelayanan Program Sentra Industri Bukit Asam (Siba) Bokashi PT Bukit Asam, Tbk. (Ptba). Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial, 6(1), 21. https://doi.org/10.24198/focus.v6i1.46565
Littlejohn, S. W., Foss, K. A., & Oetzel, J. G. (2017). Theories of human communication (11th ed. pp. 283-318). Waveland Press.
Loany, H. A., & Murdianto. (2021). Hubungan Efektivitas Program Corporate Social Responsibility Dengan Tingkat Keberdayaan Masyarakat. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, 5(2), 373–389. https://doi.org/10.29244/jskpm.v5i2.686
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moffat, K., & Zhang, A. (2014). The Paths To Social Licence To Operate: An Integrative Model Explaining Community Acceptance Of Mining. Resources Policy, 39(1), 61–70. https://doi.org/10.1016/j.resourpol.2013.11.003
Mukhopadhyay, M. (n.d.). A Concept Note on Symbolic Convergence Theory. Retrieved https://ssrn.com/abstract=4293559
Rogers, E. M. (1995). Diffusion of innovations. Free Press.
Sarmidi, Putra, Prihatin, T., Purwantini, N. W. D., Nurjanah, S., & Adinata, D. Y. (2026). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Perikanan Melalui Pendekatan Ekonomi Pada “Program Bara Agro Sirkular” PT. Bukit Asam Tbk. Madaniya, Vol. 7, No. 1.
Verrier, B., Smith, C., Yahyaei, M., Ziemski, M., Forbes, G., Witt, K., & Azadi, M. (2022). Beyond The Social License To Operate: Whole System Approaches For A Socially Responsible Mining Industry. Energy Research and Social Science, 83. https://doi.org/10.1016/j.erss.2021.102343
Weber, M. (1947). The Theory Of Social And Economic Organization (A. M. Henderson & T. Parsons, Trans.; T. Parsons, Ed.). Oxford University Press.
Wijaya, P., Jahroh, S., & Hannan, S. (2026). Evaluasi Strategi CSR PT Bukit Asam TBK dalam Meningkatkan Citra Perusahaan. https://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ramon ramonda, Muhamad Arif Hidayat Amuda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak kepada jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution CC BY yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karyanya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari karya versi jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awal di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang dipublikasikan.


