Intervensi Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dalam Menyelesaikan Konflik Suriah
DOI:
https://doi.org/10.51353/jdfp.v1i1.1045Keywords:
OKI, konflik Suriah, diplomasi, mediasi internasional, liberalisme institusionalismeAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dalam memediasi konflik Suriah yang berlangsung sejak 2011. Fokus penelitian terletak pada identifikasi tantangan utama yang dihadapi OKI, meliputi perbedaan kepentingan antarnegara anggota, kompleksitas konflik yang diperparah oleh keterlibatan kekuatan eksternal, serta keterbatasan dalam menyeimbangkan prinsip hukum internasional dan penghormatan terhadap kedaulatan negara. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif berbasis analisis dokumen dengan kerangka teori diplomasi, konsep mediasi konflik internasional, dan liberalisme institusionalisme. Data dikumpulkan dari laporan resmi, literatur akademik, dan sumber sekunder lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas mediasi OKI terhambat oleh perpecahan internal antarnegara anggota dan pengaruh eksternal yang kuat, terutama dari Rusia dan Amerika Serikat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa OKI perlu mengembangkan strategi berbasis solidaritas yang lebih adaptif dan kolaboratif untuk memperkuat perannya dalam penyelesaian konflik. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pengayaan literatur tentang diplomasi multilateral, mediasi konflik internasional, dan liberalisme institusionalisme.Downloads
Published
2024-12-12
Issue
Section
Articles