Memahami Praktik Kejahatan Transnasional Penyelundupan Manusia Melalui Rute Kalimantan Barat-Serawak (2017-2023)
DOI:
https://doi.org/10.51353/0rwdjd21Kata Kunci:
Human Security Issue, Penyelundupan Manusia, Kalimantan Barat, Serawak, Liberalisme InterdependensiAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis kajian keamanan manusia melalui penyelundupan manusia rute darat wilayah Kalimantan Barat-Serawak. Penelitian ini juga mengeksplorasi strategi dan rute ke-lompok kejahatan transnasional terorganisir melalui rute darat wilayah Kalimantan Barat-Serawak dan menarik implikasi teoritis dari alasan penyelundupan lebih khususnya manusia terjadi antar Malaysia-Indonesia. Lebih lanjut, tesis ini mengidentifikasi sejauh mana dampak isu penyelundupan manusia antara Indonesia Malaysia melalui rute wilayah Kalimantan Barat - Entikong berdampak pada isu keamanan manusia. Selain itu, tesis ini juga menganalisa sejauh mana kerja sama Indonesia-Malaysia dalam mempengaruhi penekanan penyelundupan manusia antar kedua negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mendapat objektifitasnya. Konsep yang digunakan adalah TOC, penyelundupan manusia, Non-traditional security, dan human security. Adapun teori utamanya menggunakan teori liberalism interdependensi. Pembahasan menunjukkan beberapa hasil, pertama terdapat beberapa masalah dalam isu keamanan di wilayah perbatasan darat antara Kalimantan Barat - Serawak yang menyebabkan masalah penyelundupan manusia di Kalimantan Barat-Serawak melalui rute darat terus terjadi. Kedua, ditemukan isu keamanan manusia yang lebih lanjut di kawasan perbatasan untuk dikaji lebih jauh. Ketiga, faktor internal dan eksternal yang terjalin. Yang terakhir, diperlukan peningkatan kerja sama antar Indonesia - Malaysia dengan fokus untuk memberantas penyelundupan manusia.Unduhan
Diterbitkan
2025-09-11
Terbitan
Bagian
Articles