PERSONAL BRANDING PRAMONO ANUNG DI INSTAGRAM: 100 HARI PERTAMA MENJABAT

Authors

  • Bramadya Andriza Univeritas Paramadina
  • Sino Marsyedi Universitas Paramadina

DOI:

https://doi.org/10.51353/7kwgqk42

Keywords:

personal branding, opini publik, Instagram, humas pemerintah, media digital

Abstract

Di era digital, media sosial menjadi alat penting dalam strategi komunikasi politik dan pembentukan opini publik. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memanfaatkan akun Instagram pribadinya sebagai media utama untuk membangun citra kepemimpinan selama 100 hari pertama masa jabatannya (20 Februari–30 Mei 2025). Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi personal branding yang dilakukan melalui konten unggahan pada akun tersebut. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode analisis isi, mengacu pada delapan prinsip personal branding menurut Montoya dan Vandehey, yaitu: spesialisasi, kepemimpinan, kepribadian, diferensiasi, visibilitas, kesatuan, keteguhan, dan nama baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pramono Anung secara konsisten membentuk citra sebagai pemimpin yang merakyat, responsif terhadap isu publik, dan berkomitmen pada nilai kebangsaan. Hal ini tercermin dalam konsistensi visual unggahan, narasi caption yang membumi, serta gaya komunikasi digital yang adaptif dan terukur. Akun Instagram @pramonoanungw tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi aktivitas, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk membangun opini publik, memperkuat legitimasi, dan membentuk hubungan emosional dengan masyarakat Jakarta. Penelitian ini menegaskan peran media sosial dalam membentuk citra kepemimpinan politik secara langsung, konsisten, dan terencana, serta pentingnya pengelolaan komunikasi digital dalam konteks pemerintahan era modern.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

PERSONAL BRANDING PRAMONO ANUNG DI INSTAGRAM: 100 HARI PERTAMA MENJABAT. (2025). Konvergensi : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 6(2), 366-384. https://doi.org/10.51353/7kwgqk42